Senin–Jumat 08.00–16.00 · Sabtu 08.00–12.00 (0382) 23829
UMKM

Karakter Kuat Masyarakat Sikka Cocok Menyandang Predikat Kabupaten Koperasi

Kabupaten Sikka menyandang Kabupaten Koperasi sejak 2005 sejalan dengan gambaran karakter kuat masyarakatnya.

Ketua DPRD Sikka, Stefanus Sumandi, dalam sambutan pembukaan RAT  2025 KSP Kopdit Obor Mas, Sabtu 30 Mei 2026 di Capa Resort Maumere, menegaskan bahwa masyarakat Sikka memiliki karakter dasar yang kuat  sebagaimana gambaran antropologis masyarakat Nusantara lainnya.

Kekuatan ekonomi, demikian Stef, didukung budaya Wa’in Talin (gotong royong) dan  megu mo’ong (Kasih Sayang) sebagai keutamaan dalam relasi sosial masyarakat Sikka. Masyarakat Sikka juga dikenal tangguh berjuang untuk mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Karakter itu menjadi modal aktivitas utama kami berupa ru reo supung sulang, wihing wawi peni manu, ou lau tahi bata reta maran, bler nge lau ne baler sawe wawa regang (bertani, beternak, melaut dan berdagang) yang tentunya menjadi modal dasar pembentukan, pertumbuhan dan perkembangan ratusan unit koperasi di Kabupaten Sikka,“ kata Stef dalam pembukaan RAT dihadiri Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, General Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, pengurus, pegawas, dan utusan RAT.Kekuatan itu menjadi alasan kuat bahwa Kabupaten Sikka menyandang  predikat Kabupaten Koperasi sejak tahun 2005.

Stef mengatakan, meski kondisi ekonomi global sedang tidak baik-baik saja, nilai tukar rupiah masih lemah terhadap dolar Amerika. Tetapi melalui gerakan koperasi, dari Sikka kami tetap optimis bahwa kita mampu menghadapi tantangan ekonomi sebesar apapun itu.

Karena gerakan koperasi adalah soko guru perekonomian nasional, yang langsung menggerakan ekonomi rakyat di hadapan ancaman kapitalis neoliberal.

Dikatakannya, dengan mayoritas anggota adalah petani, peternak dan nelayan serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), koperasi telah menjadi motor penggerak perputaran ekonomi lokal. Bangsa kita secara genial dikenal sebagai bangsa yang kuat dan tangguh menghadapi imperialisme, kapitalisme dan kolonialisme, mampu melewati krisis ekonomi pada beberapa orde dan yang terakhir krisis ekonomi akibat Covid-19.

Kabupaten Sikka termasuk kabupaten yang lebih cepat pulih, selain belanja pemerintah dan investasi para pelaku usaha, tetapi juga koperasi menjadi penggerak ekonomi pada saat dilanda krisis dan pasca krisis.

DPRD Sikka menyampaikan terima kasih kepada koperasi yang telah menggerakkan ekonomi rakyat  dan memberi apresiasi atas capaian kinerja Kopdit Obor Mas  pada  tahun buku 2025.

Peningkatan jumlah anggota dan pertumbuhan aset Rp 1,5 triliun menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat. Hal tersebut tentu harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pelayanan dan kesejahteraan anggota itu sendiri. Koperasi harus terus hadir memudahkab akses permodalan.

Dalam struktur koperasi, RAT merupakan forum tertinggi untuk melakukan evaluasi, mengukur kinerja manajemen, serta merumuskan langkah strategis untuk tahun buku mendatang, sekaligus merancang rencana kerja koperasi ke depan agar lebih baik, akuntabel, dan sesuai prinsip demokrasi ekonomi.

RAT tahun ini mengusung tema yang sangat strategis dan relevan, yakni: “Penguatan Disiplin Anggota Melalui Pemberdayaan UMKM dan Financial Literacy guna Mewujudkan Koperasi yang Aman, Sehat, Unggul, dan Berdaya Saing tinggi”. Tema ini harus menjadi momentum refleksi bersama kita, Koperasi yang sehat tidak lepas dari komitmen dan kedisiplinan anggotanya.

Di tengah dinamika ekonomi saat ini, Kopdit Obor Mas diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. Melalui peningkatan literasi keuangan (financial literacy), anggota diberikan pemahaman yang baik dalam mengelola modal usaha.

“Kami di DPRD senantiasa mendorong pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan koperasi dalam memberikan pelatihan dan pendampingan, agar UMKM kita tidak hanya bertahan, tetapi mampu meningkatkan usahanya,“ tandas Stef.

Sebagai bagian dari penggerak roda ekonomi nasional, koperasi dituntut mendukung agenda transformasi ekonomi nasional, khususnya pengembangan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih  (KDKMP).

 

Kembali ke daftar berita